Showing posts with label Artikel. Show all posts
Showing posts with label Artikel. Show all posts

Wednesday, February 25, 2015

Menpora buka Kongres XIV KNPI di Papua

0 komentar


Jayapura (ANTARA News) - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi membuka Kongres XIV Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) yang digelar di Kota Jayapura, Provinsi Papua, Selasa malam. 

Didampingi Gubernur Papua Lukas Enembe, Menpora menabur gendang pertanda Kongres KNPI yang akan berlangsung sejak 24-28 Februari 2015 itu dimulai.

Pembukaan Kongres KNPI 2015 itu juga dihadiri para petinggi Polri dan TNI, serta pimpinan instansi pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di Tanah Papua.

Pengurus KNPI dari Malaysia juga hadir sebagai tamu kehormatan pada kongres tersebut.

Mengawali sambutannya, Menpora Nahwari mengungkapkan bahwa kehadirannya dalam pembukaan kongres itu untuk mempertegas dukungannya terhadap penyelenggaraan Kongres XIV KNPI di Papua.

"Saya hadir di sini untuk beri dukungan penuh atas penyelenggaraan Kongres KNPI di Papua," ujarnya di hadapan seribuan orang yang menghadiri pembukaan kongres itu.

Nahrawi berharap pelaksanaan Kongres KNPI di Papua itu dapat melahirkan sejarah baru yakni Sumpah Pemuda II yang bermakna sebagai momentum tonggak sejarah kepemudaan di Tanah Air.

"Sumpah Pemuda I pada 28 Oktober 1928 bermakna perjuangan bangsa Indonesia, dan Sumpah Pemuda II pada momentum kongres ini bermakna tonggak sejarah kepemudaan di Indonesia," ujarnya yang langsung disambut tepuk tangan meriah para hadirian yang didominasi kaum muda itu.

Pada momentum itu, Ketua Panitia Nasional Kongres XIV KNPI Putri Intan Sari melaporkan bahwa pelaksanaan kongres di Papua itu merupakan sejarah karena untuk pertama kalinya digelar di wilayah paling timur Indonesia.

"Peserta kongres seluruhnya sekitar 2.000 orang, terdiri dari peserta inti (pemegang hak suara), peserta peninjau, dan simpatisan," ujarnya.

Putri menyebut peserta inti yang mempunyai hak suara dalam tahap pemilihan Ketua Umum KNPI periode berikutnya, terdiri dari 143 organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP), 34 Dewan Pengurus Daerah (DPD) provinsi, dan Dewan Pengurus Pusat (DPP).

"Meskipun tempatnya jauh di ujung timur Indonesia, namun tidak menyurutkan semangat pemuda dari berbagai provinsi di Tanah Air untuk datang ke kongres ini," ujarnya.

Sedangkan Ketua Panitia Lokal Yunus Wonda melaporkan, penyelenggaraan Kongres KNPI itu didukung dana sebesar Rp15 miliar yang bersumber dari pemerintah daerah.

"Sumbangan dari DPR Papua sebesar Rp200 juta, dan sumbangan dari Bupati Puncak jaya sebesar Rp300 juta," ujar Yunus.
[read more..]

Saturday, February 14, 2015

Presiden Joko Widodo dijadwalkan hadiri Kongres pemuda / KNPI di Papua

0 komentar
Pengaruh global sering menyulitkan, kata Presiden


Manokwari (ANTARA News) - Presiden Joko Widodo akan menghadiri Kongres Nasional KNPI ke-14 yang dijadwalkan pada 24-28 Februari 2015 di Kota Jayapura, Provinsi Papua.

"Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh pengurus KNPI pusat Presiden Joko Widodo akan membuka acara Kongres Nasional KNPI ke-14 tersebut," kata Sekertaris KNPI Provinsi Papua Barat Amin Ngabalin di Manokwari, Jumat.


Dia mengatakan, pemuda di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat selaku tuan rumah Kongres Nasional KNPI sangat mengharapkan kehadiran Presiden Joko Widodo untuk membuka acara kongres.



"KNPI Provinsi Papua Barat siap mendukung KNPI Provinsi Papua untuk sukseskan Kongres Nasional KNPI ke-14 yang dijadwalkan pada 24-28 Februari di Jayapura," katanya.


Ia mengatakan, KNPI Provinsi Papua Barat akan mengirim delegasi sebanyak 100 orang untuk mengikuti kegiatan Kongres Nasional KNPI tersebut.


"Delegasi KNPI Provinsi Papua Barat yang akan dikirim untuk mengikuti Kongres Nasional KNPI di Jayapura yakni masing-masing tiga orang dari KNPI Kabupaten Dan Kota yang jumlahnya 30 orang dan sisanya utusan KNPI Provinsi," ujarnya. 


Ia lebih jauh mengatakan, Kongres Nasional KNPI di Jayapura nanti KNPI Papua Barat mendukung salah satu figur pemuda Papua yakni Rivai Darus mencalonkan diri sebagai Ketua DPP KNPI Pusat.


Bung Rivai Darus adalah tokoh pemuda Papua yang mempunyai kemampuan organisasi bukan hanya di tingkat nasional tetapi juga di tingkat internasional.


Selain itu, kata Amin, bung Rivai Darus adalah tokoh pemuda yang sudah banyak berkontribusi untuk memajukan pemuda di Papua dan Papua Barat sehingga dia layak untuk mencalonkan diri sebagai Ketua Umum DPP KNPI Pusat.







[read more..]

Saturday, February 7, 2015

Kongres XIV Pemuda / KNPI diundur menjadi 24 - 28 Februari 2015 di Papua

0 komentar

Pengurus DPP KNPI sudah mengonfirmasikan pengunduran jadwal kongres dari 11-14 Febuari menjadi 24-28 Februari 2015.

Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia Provinsi Papua tidak keberatan atas perubahan  itu. “kami di daerah menyatakan, sepanjang bulan yang sama tidak menjadi masalah.” kata Ketua KNPI Papua Max Olua di Jayapura, Papua, Selasa (27/1).

Max mengatakan, pengunduran jadwal terkait dengan persiapan kongres, seperti penyiapan materi, draf keputusan sidang, draf perubahan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga. Hal lain yang disiapkan adalah akomodasi peserta yang diperkirakan mencapai 350 kamar hotel. Bahkan, panitia juga harus menyiapkan hotel atau penginapan khusus bagi para kandidat untuk menggelar pertemuan lobi. Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi dijadwalkan membuka Kongres XIV KNPI.

Registrasi Peserta Kongres XIV Pemuda/KNPI Selambat - Lambatnya 9 Februari 2015.





[read more..]

Friday, February 6, 2015

Wapres Jusuf Kalla: HMI harus identik dengan kemajuan

0 komentar


Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengharapkan agar Himpunan Mahasiswa Islam bisa identik dengan kemajuan, sehingga bisa memberikan kemajuan dan kesejahteraan bagi bangsa dan negara.

"HMI jangan selalu digambarkan dengan mahasiswa yang suka berdemo dan jahat di atas Kopaja, namun HMI harus bisa menciptakan dokter, insinyur, profesor, pengusaha, dan orang pintar," kata Jusuf Kalla saat memberikan sambutan pada Dies Natalis ke-68 Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di Jakarta, Kamis.

Hadir pada acara itu antara lain Ketua MPR Zulkifli Hasan, Ketua DPD Irman Gusman, tokoh HMI Akbar Tandjung, serta sejumlah menteri Kabinet Kerja.

Wapres mengatakan bangsa Indonesia membutuhkan orang-orang yang berpendidikan, dan memiliki ilmu pengetahuan agar bisa maju dan sejahtera, sehingga memerlukan manusia yang mau belajar dan menuntut ilmu.

Bangsa Indonesia, kata Kalla, juga membutuhkan sejumlah inovasi di berbagai bidang, sehingga bisa menjadi bangsa yang lebih maju dan lebih baik. "Tak ada kemajuan suatu bangsa tanpa didukung ilmu pengetahuan dan teknologi. Indonesia membutuhkan mahasiswa yang berkarakter," kata Kalla.

HMI, kata dia, juga harus mampu mencerminkan suatu alumni yang berbudaya dan memberikan contoh yang baik dalam setiap kegiatan.

Dicontohkan adanya kerusuhan dalam kongres Himpunan Pengusaha Muda Indoensia (Hipmi) hendaklah dapat dihindari, karena bisa memberikan contoh kurang baik bagi masyarakat. "Jangan sampai ada kongres sampai lempar-lempar kursi, karena di Hipmi juga banyak HMI juga," kata wapres.

Sesuai dengan amanat pendirian HMI pada awalnya, kata Kalla, persaudaraan dan kebersamaan harus dijunjung tinggi, sehingga kemajuan dan kebersamaan bangsa bisa tercapai.

Wapres mengatakan HMI kalau perlu juga melakukan koreksi dan memajukan bersama-sama, dan yang paling penting cita-cita keislaman dengan menjunjung tinggi syiar Islam selalu tercapai.

[read more..]

Wednesday, January 14, 2015

Kongres KNPI akan berlangsung di Jayapura, Papua 11-14 Februari 2015

0 komentar


Jakarta  - Presiden Joko Widodo atau Wakil Presiden Jusuf Kalla diharapkan membuka Kongres Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) akan berlangsung di Jayapura, Papua 11-14 Februari 2015. 

Harapan itu disampaikan oleh Dewan Perwakilan Daerah (DPD) KNPI Papua Max ME Olua melalui rilis yang diterima ANTARA News, Jakarta, Rabu.


Permintaan sekaligus harapan itu, kata Max, karena kongres KNPI itu baru pertama kali dilakukan di Tanah Papua.



"Papua adalah bagian integrasi dari Indonesia. KNPI Papua berharap Presiden atau Wakil Presiden meluangkan waktu untuk hadir membuka kongres itu," kata Max.



Terkait kongres itu sendiri, KNPI Papua sudah melakukan konsolidasi internal termasuk pemerintah daerah. Seluruh komponen pemuda di Papua dalam posisi siap melaksanakan kongres. 

"Tidak ada sedikit keraguan bagi Papua untuk melaksanakan kongres. Gubernur Papua juga sudah memerintahkan seluruh pemuda untuk mengamankan jalannya kongres," katanya. 

Ketua Majelis Pemuda Indonesia (MPI) Papua Bert Steve Wairara menambahkan, kongres KNPI di Papua sudah lama diperjuangkan. Dia mengatakan, saat Sumpah Pemuda tahun 1928 tidak ada Jong Papua.


"Dengan pelaksanaan kongres pemuda di Papua maka akan semakin merekatkan pemuda Papua di NKRI. Kongres ini merupakan jawaban sumpah pemuda," katanya. 

"Papua hanya sebagai pelaksana. Teknis suksesi kepemimpinan merupakan wewenang DPP KNPI," demikian Bert Steve Wairara.

[read more..]

Monday, September 8, 2014

Waspadai ISIS, PB PMII Tingkatkan Ideologisasi Aswaja

0 komentar
Amin Ma'ruf dan Ai Rahmawati Pimpin PB PMII

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum PB Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Aminuddin Ma'ruf, menegaskan pihaknya tidak sepaham dengan pemikiran kelompok "Islamic State of Iraq and Syria (ISIS)" atau kelompok radikal lainnya.
"PB PMII telah mengintruksikan kepada seluruh pengurus cabang dan para pembinanya untuk meningkatkan kaderisasi, khususnya ideologisasi Ahlus Sunnah wal Jamaah (Aswaja), untuk mewaspadai pengaruh ISIS dan kelompok-kelompok radikal lainnya," tutur Aminuddin saat dihubungiRepublika, Jumat (1/8) malam. 
Menurut Aminuddin, kader PMII juga harus mewaspadai kehadiran kelompok militan ISIS di kampus-kampus, sehingga PMII akan menggalakkan lagi kajian keislaman aswaja.
PMII, papar Aminuddin, akan berupaya merangkul mereka yang terjebak pada doktrin radikal sehingga mereka dapat memahami Islam secara komprehensif serta memahami sejarah Islam nusantara. 
Aminuddin menyatakan Pemerintah RI seharusnya tegas mengantisipasi kondisi ini. Pasalnya, gejala radikalisasi sudah lama muncul. 
Pencegahan yang dilakukan pemerintah melalui program deradikalisasi selama ini, jelas Aminuddin, faktanya tidak cukup untuk mengeliminir kelompok-kelompok radikal di Indonesia.
[read more..]

LMND Dipimpin Perempuan, Langsung Tolak Kenaikan BBM

0 komentar
Vivin Sri Wahyuni terpilih sebagai ketua umum LMND periode 2014-2016. foto for JPNN.com
Vivin Sri Wahyuni terpilih sebagai ketua umum LMND periode 2014-2016. foto for JPNN.com

JAKARTA -  Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) menggelar Kongres ke-VI di Kaliurang Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu (7/9). Kongres ini memilih Vivin Sri Wahyuni sebagai ketua umum LMND periode 2014-2016.
Sebagai organisasi mahasiswa ang kritis terhadap kebijakan pemerintah, LMND berjanji akan berada di garda terdepan menolak rencana pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla untuk menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Kebijakan itu dianggap hanya menambah penderitaan rakyat.
"Terkait isu rencana kenaikan harga BBM oleh pemerintah baru Jokowi-Jusuf Kalla, LMND akan berada di garda terdepan untuk menolak rencana kebijakan yang tidak pro terhadap rakyat," kata Vivi dalam keterangan persnya kepada JPNN, Minggu (7/9).
Terpilihanya Vivi merupakan catatan sejarah kepemimpinan LMND. Untuk kali pertama dalam16 tahun berdirinya LMND, ketua umum dipegang oleh perempuan.
Dalam proses pemilihan struktur, Vivin berhadapan dengan Dewa Putu Adi Wibawa dari Yogyakarta dan Makbul Muhammad dari Sulawesi Selatan. Proses pemilihan yg begitu alot, akhirnya dimenangkan oleh Vivin dengan perolehan suara sebanyak 55 suara, beda 1 suara dengan suara yg diperoleh Makbul.
"Kemenangan ini bukanlah kemenangan saya. Kemenangan ini adalah kemenangan seluruh anggota LMND. Saya sebagai ketua umum terpilih bersama struktur yang lain akan semaksimal mungkin bekerja dan bekerja hingga kedaulatan nasional seperti yang diamanatkan oleh founding father bisa tercapai," katanya. (awa/jpnn)






[read more..]

Sunday, September 7, 2014

Peran Pemuda Hadapi Pasar Bebas ASEAN 2015

0 komentar

Peran Pemuda Hadapi Pasar ASEAN

Edi Setiawan  ;   Direktur Lingke Jakarta dan Analis Ekonomi
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
OKEZONENEWS, 06 Agustus 2014
                                                
                                                               
                                                                    
Saat ini Indonesia masih menghadapi tantangan berat. Salah satunya posisi daya saing Indonesia yang kembali turun. Dalam laporan The Global Competitiveness Index 2012-2013, Indonesia menempati posisi ke-50 dari 144 negara di dunia dengan skor 4,4, atau turun 4 level dari tahun lalu yang berada di posisi 46. Data ini selaras dengan realitas sumber daya manusia khususnya pemuda. Posisi pemuda sebagian besar banyak mengalami stagnasi dan distorsi akibat disoreintasi. Pemuda kehilangan elan vitalnya sebagai salah satu agent of change bagi kebangkitan bangsa. Saat ini pula mereka buta akan realitas sosial yang ada, ditambah dengan perilaku individualis, pragmatis, hedonis dan konsumtif yang menyebabkan menurunnya citra daya saing pemuda sebagai tonggak inovasi dan kedigdayaan suatu bangsa.
Sungguh ironis, di kawasan ASEAN saja, daya saing Indonesia sendiri berada pada posisi ke 40, lebih baik dari Filipina di urutan 59 dan Vietnam dengan rating 70, Laos 81, Kamboja 88 atau Myanmar di posisi 139. Indonesia masih berada di bawah Thailand dengan rating 37, Brunei Darussalam di posisi 26, dan Malaysia di peringkat ke 24.  Data ini menunjukan posisi tawar daya saing Indonesia sedikit mengkhawatirkan dibandingkan dengan negara tetangga. Betapa bangsa besar ini masih kurang kompetitif dibandingkan dengan negara tetangga yang secara defacto sumber daya alam sedikit.
Daya saing yang kurang progresif dan malahan dicederai dengan ketidakmerataan kreatifitas pemuda di semua level tingkatan pendidikan. Cukup mengkhawatirkan bagi sebagian kalangan intelektual muda yang notabebe yang sering mendengungkan gerakan inovasi dan kreasi. Padahal kelihatannya bangsa ini punya kesempatan emas untuk terus bangkit dibandingkan negara tetangga. Kita bisa menengok data BPS, tahun 2013 lalu jumlah pemuda mencapai 62,6 juta orang, atau rata-rata 25 persen dari proporsi jumlah penduduk secara keseluruhan. Berkaca pada data tersebut, kekuatan daya saing pemuda memegang peran penting dan strategis membawa arah perjalanan bangsa, termasuk dalam menghadapi peluang MEA 2015 yang sudah di depan mata. Pemuda dapat bertindak nyata dan menjadi faktor kebangkitan bangsa. Sayangnya, dari sejumlah indikator, daya saing pemuda belum menunjukkan potensi yang sebenarnya.
Setidaknya saat ini rakyat Indonesia kehilangan uang sekira USD116 Miliar atau setara Rp1.160 triliun setiap tahunnya. Pendapatan negara yang hilang itu berasal dari sektor industri dan sumber daya alam, sehingga saat ini Indonesia menghadapi situasi dari gejala negeri yang semakin lemah. Bukan itu saja, gejala akut disorientasi terus menghantui masa depan pemuda. Seperti diketahui, proyeksi Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan pada tahun 2013 jumlah pemuda mencapai 62,6 juta orang. Ini artinya, rata-rata jumlah pemuda 25 persen dari proporsi jumlah penduduk secara keseluruhan. Berkaca pada data tersebut, kaum muda memegang peran penting dan strategis membawa arah perjalanan bangsa. 
Langkah Strategis
Dalam menghadapi MEA 2015, amat penting bagi pemuda untuk memfokuskan diri pada aspek-aspek fundamental dan kronis tersebut. Sebab aspek-aspek tersebut berkontribusi dominan terhadap daya saing Indonesia menghadapi semua hubungan ekonomi internasional. Menurut Daron Acemoglu dan James A. Robinson dalam bukunya “Why Nations Faill” (2012), sebuah negara berpotensi menjadi negara gagal akibat salah dalam pengambilan kebijakan, yakni ketika gagal dalam membangun institusi ekonominya. Para pengambil kebijakan harus ingat bahwa krisis di Uni Eropa dan Amerika Serikat juga terjadi akibat salah dalam mengambil kebijakan di masa lalu dan ketidakmampuan membaca perubahan situasi. Bukan tidak mungkin prediksi-prediksi manis tentang Indonesia di masa depan kandas akibat kesalahan perilaku pemimpin bangsa hari ini. Pemerintah perlu memperhatikan dengan seksama strategi pemenuhan kebutuhan pemuda dalam menghadapi MEA 2015.
Peran pemuda dalam menghadapi AEC 2015 sangat dibutuhkan mengingat bahwa pemuda sebagai tonggak perubahan. Fokus terhadap pemuda mesti menjadi prioritas. Misalnya, bagaimana menekan angka pengangguran pemuda, menciptakan ide-ide kreatif agar para sarjana dapat semakin besar memiliki minat menjadi wirausaha serta mampu melakukan inovasi kebijakan lainnya. Berbagai tantangan di tingkat regional, seperti era Komunitas ASEAN 2015, misalnya, harus diantisipasi, bagaimana menyiapkan pemuda yang mampu bersaing dan jeli mengambil peluang pasar AEC 2015.
Salah satu upaya untuk memberdayakan pemuda Indonesia adalah dengan penanaman dan pengembangan jiwa kewirausahaan (entrepreneur skill). Diharapkan dengan penanaman entrepreneur skill sejak dini, pemuda Indonesia mampu mendongkrak perekonomian Indonesia di masa depan terutama dalam memasuki AEC 2015. Menghadapi berbagai tantangan di atas, kita menaruh harapan terhadap kaum muda sebagai pewaris masa depan. Intervensi kebijakan yang tepat bagi pemuda hari ini akan memberi dampak bukan hanya 20 atau 30 tahun ke depan, namun bisa memberikan pengaruh bagi satu generasi selanjutnya.
Perlunya pemuda memberdayakan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan koperasi. Untuk merangsang pemuda untuk berkonstribusi dalam pemberdayaan UMKM dan koperasi salah satunya adalah diberikan kebebasan dalam berkreasi dan berinovasi, pemberian kredit selektif di mana kredit ini diberikan hanya kepada peminjam yang ingin berwirausaha, pemberian penghargaan kepada wirausaha muda, dan pemberian pelatihan kewirausahaan sejak dini.
Perlunya Asketisme
Agar generasi baru pemuda dapat menentukan perbaikan negara di masa depan, diperlukan upaya serius untuk membangun karakter mereka. Salah satu karakter yang sangat penting ditanamkan adalah asketisme bagi pembentukan karakter pemuda. Asketisme bisa dibuat tameng yang akan dapat menjaga idealisme senantiasa  bertahan di tengah-tengah godaan pragmatisme yang kian deras. Salah satu yang patut dievaluasi adalah persoalan pendidikan yang menjadi salah satu sarana yang sangat penting untuk menanamkan karakter kepemimpinan pemuda ke depan.
Pendidikan kreatifitas ini bisa diberikan oleh lembaga-lembaga formal yang memang didesain fokus untuk itu, ataupun oleh lembaga-lembaga sosial  kemasyarakatan yang membawa misi transformasi nilai. Lembaga-lembaga tersebut harus memainkan peran untuk melakukan pembangunan kembali karakter kaum muda dengan karakter-karakter yang bersumber dari nilai-nilai luhur bangsa. Kelompok-kelompok idealis yang saat ini sangat minimalis, harus melakukan upaya konsisten untuk membangun karakter luhur itu, tanpa peduli pandangan mata sinis dan penuh keheranan.
Dunia kreatifitas sangat diperlukan menyongsong AEC 2015. Apalagi perdagangan bebas tidak dapat dihindarkan lagi. Bila pemuda masih berpangku tangan untuk tidak melakukan inovasi apalagi kreasi, otomatis masa depan bangsa ini akan semakin terkubur hidup-hidup oleh negara tetangga yang sudah siap secara ide, praktik bahkan materi. Semoga pemuda makin sadar akan peran pentingnya bagi kemajuan bangsa ini.
[read more..]

Saturday, September 6, 2014

Kantor HMI Riau-Kepri Dilempari Batu dan Molotov

0 komentar
http://riauterkini.com/gambar/bloksu.jpg
Puluhan aktivis HMI menggelar aksi protes atas penyerangan kantor mereka oleh orang tidak dikenal  | Riauterkini.com


RIAU - Kantor Badko Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Indonesia perwakilan Riau dan Kepulauan Riau di Jalan Melayu, Kelurahan Sidomulyo Timur, Kecamatan Marpoyan Damai, dilempari batu dan dimolotov oleh orang tidak dikenal, Jumat (5/9) dini hari sekitar pukul 02.15 WIB.
Akibat kejadian tersebut, kaca depan kantor mengalami kerusakan yang ditaksir kerugiannya mencapai Rp 10 juta. Informasi yang dirangkum Riau Pos (Grup JPNN) dari pihak kepolisian, dini hari itu saksi mata Yusmiati (39) yang tinggal di sekitaran kantor mendengar suara kaca pecah. Mendapati hal tersebut, saksi kemudian keluar rumah dan melihat kaca kantor HMI telah rusak. Tidak berselang, dua orang tidak dikenal kemudian langsung pergi menggunakan sepeda motor bersuara keras.
Saat kejadian, di dalam kantor terdapat seorang pengurus yang sedang tertidur. Yusmiati pun kemudian membangunkan pengurus dan baru sekitar pukul 07.00 WIB kejadian tersebut dilaporkan ke Mapolresta Pekanbaru. Mendapatkan informasi tersebut, pihak penyidik langsung mendatangi lokasi bersama tim identifikasi Polresta Pekanbaru dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan beberapa barang bukti.
Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Robert Haryanto Watratan SH SSos MH saat dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim Kompol Hariwiyawan Harun SIK MIK mengatakan, telah menerima laporan korban, dalam hal ini HMI, dan saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap pelaku dan motif dibalik aksi tersebut.
"Menurut saksi pelakunya dua orang, sedangkan untuk motifnya kami masih melakukan penyelidikan. Olah TKP juga telah dilakukan, namun kami sayangkan di kantor tersebut tidak dipasangi kamera CCTv sehingga aksi kedua pelaku tidak terekam. Namun demikian kami tetap akan mengejar pelaku," jelas Kasat.
Dari olah TKP, demikian Kasat, petugas juga mengamankan beberapa bukti seperti bom molotov, beberapa batu berukuran besar yang digunakan untuk melempar dan pecahan kaca. "Saksi dan korbannya juga telah kami mintai keterangan, dari keterangan mereka nantinya bisa membantu dalam mencirikan pelaku," tutup Kasat. (S) 

Sumber: jpnn.com






[read more..]

Thursday, September 4, 2014

RINCIAN FORMASI ASN / CPNS DAERAH DARI PELAMAR UMUM PEMERINTAH KABUPATEN BANGGAI TAHUN ANGGARAN 2014

0 komentar

NO.
NAMA
JABATAN
KUALIFIKASI
PENDIDIKAN
GOL./RUANG
JUMLAH
ALOKASI
RENCANA PENEMPATAN
(1)(2)(3)(4)(5)(6)
 Jumlah100
1Auditor PertamaS.1 Ekonomi AkuntansiIII/a1Inspektorat
2Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan di DaerahS.1 PemerintahanIII/a2Inspektorat
3Analis Kepegawaian PertamaS.1 PsikologiIII/a1Badan Kepegawaian Daerah
4Pranata Komputer PertamaS.1 Informatika KomputerIII/a1Badan Kepegawaian Daerah
5Analis Data dan InformasiS.1 Sistem InformasiIII/a1Badan Kepegawaian Daerah
6Analis EkonomiS.1 Ekonomi ManajemenIII/a1Dinas Koperasi dan UKM
7Analis Keluarga BerencanaS.1 Kesehatan MasyarakatIII/a2Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB
8Analis Sarana Keluarga BerencanaS.1 FarmasiIII/a1Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB
9Analis PertambanganS.1 Pertambangan UmumIII/a1Dinas Pertambangan dan Energi
S.1 Teknik KimiaIII/a1Dinas Pertambangan dan Energi
S.1 GeologiIII/a1Dinas Pertambangan dan Energi
10Analis Keselamatan Pertambangan dan EnergiS.1 Teknik PertambanganIII/a1Dinas Pertambangan dan Energi
11Analis PembangunanS.1 PlanologiIII/a1Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang
12Analis PerumahanS.1 Teknik SipilIII/a1Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang
13Analis HukumS.1 HukumIII/a2Dinas Kehutanan
14Analis Kesejahteraan RakyatS.1 Kesejahteraan sosialIII/a1Dinas Sosial
15Analis Perencanaan SDMS.1 Administrasi NegaraIII/a1Badan Perencanaan Pembangunan Daerah
16Analis KemasyarakatanS.1 SosiologiIII/a1Badan Perencanaan Pembangunan Daerah
17Analis Pengembangan WilayahS.1 Pengembangan WilayahIII/a1Badan Perencanaan Pembangunan Daerah
18Analis Perhubungan dan TelekomunikasiS.1 Teknik ElkektroIII/a1Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika
19Analis Optimasi, Rehabilitasi dan Konservasi LahanS.1 Teknik LingkunganIII/a1Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup
20Analis Alat Penangkap Ikan dan Alat Bantu Penangkapan IkanS.1 KelautanIII/a1Dinas Kelautan dan Perikanan
21Penyuluh Perikanan PertamaS.1 PerikananIII/a3Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan
22Penyuluh Pertanian PertamaS.1 PertanianIII/a4Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan
23Penyuluh Kehutanan PertamaS.1 KehutananIII/a3Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan
24Pengawas Bibit Ternak PertamaS.1 PeternakanIII/a1Dinas Pertanian
25Dokter PertamaDokterIII/b1Puskesmas Simpang Raya
26Apoteker PertamaApotekerIII/b1Puskesmas Kampung Baru
27Perawat PertamaS.1 Keperawatan NearsIII/a1Puskemas Mantok Kec. Mantoh
28Guru Kelas PertamaS.1 PGSDIII/a9SDN Ranga-Ranga Kec. Masama (3), Kec. Luwuk Utara, SDN 3 Sinorang Kec. Batui Selatan (3), SDN Luok Kec. Balantak (3)
29Guru Taman Kanak-Kanak PertamaS.1 PGTKIII/a1TK Neg. Pembina Luwuk Kec. Luwuk
30Guru Bimbingan Konseling PertamaS.1/ Bimbingan KonselingIII/a3SMPN 7 Luwuk Kec. Luwuk Utara, SMPN 6 Luwuk Timur (USB) Kec. Luwuk Timur, SMPN 7 Bualemo Kec. Bualemo,
31Guru Penjasorkes PertamaS.1/ Penjaskes/OlahragaIII/a3SDN Ranga-Ranga Kec. Masama, Kec. Luwuk Utara, SDN 3 Sinorang Kec. Batui Selatan, SDN Luok Kec. Balantak
32Guru PPKN PertamaS.1/ PPKNIII/a2SMPN 5 Lamala (Satap) Kec. Lamala, SMPN 6 Lamala (USB) Kec. Lamala
33Guru Agama Islam PertamaS.1/ Pend. Agama IslamIII/a2SDN 3 Sinorang Kec. Batui Selatan, SDN Ranga-Ranga Kec. Masama
34Guru Matematika PertamaS.1/ MatematikaIII/a2SMPN 5 Luwuk Timur (USB) Kec. Luwuk Timur, SMPN 7 Luwuk Kec. Luwuk Utara
35Guru IPA PertamaS.1/ IPAIII/a1SMPN 7 Luwuk Kec. Luwuk Utara
36Guru IPS PertamaS.1/ IPSIII/a1SMPN 3 Kintom Kec. Kintom
37Guru Prakarya PertamaS.1/ Seni RupaIII/a1SMPN 6 Lamala Kec. Lamala
38Guru Bahasa Inggris PertamaS.1/ Bhs. InggrisIII/a2SMPN 5 Luwuk Timur (USB) Kec. Luwuk Timur, SMPN 7 Luwuk Kec. Luwuk Utara
39Guru Bahasa Indonesia PertamaS.1/ Bhs. IndonesiaIII/a2SMPN 9 Toili Kec. Toili
40Guru Fisika PertamaS.1/ FisikaIII/a1SMAN 1 Balantak Selatan
41Guru Geografi PertamaS.1/ GeografiIII/a1SMAN 3 Pagimana Kec. Pagimana
42Guru Teknik Kendaran Ringan PertamaS.1 Teknik Mesin/OtomotifIII/a1SMKN 2 Luwuk Kec. Luwuk
43Auditor PelaksanaD.III Ekonomi AkuntansiII/c1Inspektorat
44Verifikator KeuanganD.III Komputer AkuntansiII/c1Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset
45Verifikator KeuanganD.III AkuntansiII/c1Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset
46Teknisi Alat Elektro dan Alat KomunikasiD.III Teknik ElektroII/c1Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika
47AkuntanD.III AkuntansiII/c1Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset
48Asisten Apoteker PelaksanaD.III FarmasiII/c1Puskemas Tangeban Kec. Masama
49Perawat PelaksanaD.III KeprawatanII/c2Puskesmas Hunduhon Kec. Luwuk Timut
50Bidan PelaksanaD.III KebidananII/c2Puskesmas Mantok Kec. Mantoh, Puskesmas Balantak Kec. Balantak
51Pengadministrasi Koleksi TumbuhanD.II Teknologi PeternakanII/b1Dinas Pertanian
52Pranata Hubungan Masyarakat Pelaksana PemulaD.I Ilmu KomunikasiII/a1Bagian Humas dan Perjalanan Sekretariat Daerah
53Pengadministrasi UmumSLTA/SMKII/a7SMPN 7 Luwuk Kec. Luwuk Utara, SMPN 3 Kintom Kec. Kintom, SMPN 6 Batui (USB) Kec. Batui, SMPN 6 Luwuk Timur (USB) Kec. Luwuk Timur, SMPN 6 Lamala (USB) Kec. Lamala, SMPN 6 Balantak Kec. Balantak, SMPN 9 Toili Kec. Toili
SLTA/SMKII/a6Badan Kepegawaian Daerah (2), Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset (2), DPRD (2)
54Penyuluh Keluarga Berencana Pelaksana PemulaSLTA/SMKII/a3Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB
55Nutrisionis PelaksanaD.III Kesehatan LingkunganII/c1Puskemas Kampung Baru Kec. Luwuk

Penting !!  
-  Memutuskan untuk memilih formasi ini berarti tidak bisa memilih formasi lainnya.

-  Apabila sudah memahami dan menyetujui pilihan ini, silahkan melanjutkan ke Formulir Registrasi

Para pelamar yang berminat bisa mengunjungi situs:
dan 
untuk mendaftar dan mendapatkan informasi lainnya.

Selamat dan sukses. Salam Pemuda
 

sumber: https://panselnas.menpan.go.id/index.php/2-uncategorised/532-kab-banggai
[read more..]
 

JUMLAH PENGUNJUNG

Flag Counter

Salam Pemuda

Selamat Datang di Blog KNPI Kabupaten Banggai

Kami menerima tulisan untuk dimuat dalam blog ini.
silahkan dikirim melalui email :
knpi_banggai@yahoo.com


DPK KNPI Kabupaten Banggai Periode 2012-2015